Ditresnarkoba Polda Sumbar Amankan 5kg Shabu

Senin (4/6/2018). Jajaran Satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar berhasil ungkap kasus peredaran Narkotika jenis Sabu yang jumlahnya mencapai 5kg di salah satu Hotel di kota Padang.

Saat Pressrillis Kapolda Sumbar yang didampingi oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Syamsi dan DirresNarkoba  Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS, S.I.K., S.H mengatakan tersangka dengan inisial CRT (27) seorang Mahasiswa aktif di daerah Serang, Provinsi Banten membawa narkotika jenis sabu seberat 5kg yang diamankan pada Jumat dini hari (1/6/2018) sekira pukul 01.00 Wib.

“ini merupakan tangkapan terbesar semenjak berdirinya Polda Sumbar”, kata Kapolda.

Sementara itu Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS, S.I.K., S.H menjelaskan kronologis penangkapan tersebut, bahwa tersangka memang sudah ada kelompoknya di Padang, dan pihaknya mendapatkan informasi dan mengintainya sudah lama semenjak sebelum bulan puasa.

tersangka ini sudah berada di Padang semenjak hari Senin tanggal 28 Mei 2018, kemudian kita terus melakukan penyelidikan terhadap tersangka dan kelompoknya, di dapat informasi ia berada di salah satu Hotel di kawasan Hayam Wuruk, setelah kita lakukan penggerebekan ternyata pelaku sudah pindah hotel, kita telusuri lebih lanjut kemudian pada jumat (1/6/2018) sekira pukul 01.00 kita berhasil menangkapnya di salah satu hotel di jalan Sudirman.

lebih lanjut Dirresnarkoba Polda Sumbar mengatakan setelah barang dibawa dari Pekanbaru ia kemas ulang melalui kemasan makanan ringan merek Lay’s di hotel tempat ia menginap.

“untuk saat ini kita masih melakuka penyelidikan dan pengembangan kasus ini lebih lanjut, dan atas perbuatan tersangka ia akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati”, Pungkas kumbul.

Waspada Narkoba

Penyalahgunaan narkoba akan terus menghantui bangsa Indonesia sampai kapanpun. Para pengedar narkoba akan terus mencari korbannya, tanpa pandang bulu mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Karena itu kita harus makin peduli dengan lingkungan sekitar guna mengantisipasi peredaran narkoba.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar mencatat 63 ribu penduduk Sumbar menyalahgunakan narkoba baik jenis ganja kering, pil ekstasi maupun sabu-sabu. 30 persen di antaranya adalah anak muda dan 25 persen kaum perempuan yang ingin mencari tambahan penghasilan.

Angka pengguna narkoba ini mengalami kenaikan sekitar lima persen dari 2016, yakni sekitar 59 ribu orang. Jadi ini, butuh keseriusan dan pengawasan ekstra kita bersama.

untuk meningkatkan keimanan, berbagai aktivitas keagamaan telah berjalan secara reguler di dalam Rumah Tahanan Mapolda Sumbar. Seperti, kegiatan binrohtal setiap seminggu sekali di hari kamis dengan menghadirkan ustadz.